IAAS Indonesia : National Congress XXIII !!

Pada tanggal 20-24 Januari 2018, telah berlangsung IAAS Indonesia National Congress XXIII (Natcon XXIII) dengan tuan rumah Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebuah event periodik milik IAAS Indonesia dalam mengevaluasi kinerja kepengurusan masing-masing LC, kepengurusan IAAS Nasional, rencana strategis dan seminar internasional IAAS Indonesia. Natcon XXIII ini dihadiri oleh seluruh Local Committee (LC), yaitu...
February 3, 2018 by iiaslcugm

Pada tanggal 20-24 Januari 2018, telah berlangsung IAAS Indonesia National Congress XXIII (Natcon XXIII) dengan tuan rumah Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebuah event periodik milik IAAS Indonesia dalam mengevaluasi kinerja kepengurusan masing-masing LC, kepengurusan IAAS Nasional, rencana strategis dan seminar internasional IAAS Indonesia. Natcon XXIII ini dihadiri oleh seluruh Local Committee (LC), yaitu IPB, Undip, UGM, UNS, UB, Unpad, Unram, ULM dan satu Candidate Member IAAS, yaitu UPNVYK.

Sebagai pembuka rangkaian acara Natcon XXIII, diselenggarakan Seminar Internasional dengan mengusung tema “WETLANDS 3S ACTIONS : Save Food, Save Water and Save Biodiversity with Culture of South Kalimantan”. Dilanjutkan dengan VCP Exhibition, atau pameran produk VCP masing-masing LC seperti Citrong (Unpad), Selai Kopi (UB), Teh Baday (ULM) dan sebagainya. Usai rangkaian pembuka dan coffee break, dimulai lah pembukaan sidang IAAS Indonesia XXIII.

Sidang berlangsung selama kurang lebih 3 hari 2 malam, dan tentunya disertai berbagai fenomena. Pertarungan antara pikiran dan kebutuhan jasmani, kening yang mulai berjatuhan, kelopak yang berkedip lamban, hasrat ingin bersua dengan kasur namun genggaman tanggung jawab di hadapan kita. Tak gentar kita semua menjalaninya, hingga hadirlah para pengemban amanah IAAS Indonesia, termasuk salah satunya saudara Ashif Hujjatul Islami dari IAAS LC UGM sebagai Vice Director of Project and Science. Keesokan harinya dilanjutkan sesi Building On Success II bersama partner IAAS Indonesia, yakni MyProdigy, sebuah lembaga assessment kemampuan otak dan softskill.

1517638191754

Setelah program BOS II, diadakan sesi workshop budaya Kalimantan Selatan yakni Pengenalan produk Kain Sasirangan oleh Nanang-Galuh Sasirangan. Kamipun dapat memahami sejarah, makna motif, dan teknik pembuatan motif kain sasirangan. Penekanan yang diberikan adalah bahwa kain Sasirangan tersebut berbeda dengan kain Batik, berdasarkan teknik pembuatan motifnya. Kami juga mempraktikkan secara langsung ilmu yang diperoleh, mulai dari tahap menggambar motif, menjahit, hingga teknik pewarnaan kain.

Serangkaian acara Natcon XXIII ditutup dengan Farewell Party dan Excursion keesokan harinya. Dengan segala berkat dan rahmat-Nya, IAAS LC UGM memperoleh award sebagai The Most Developed and Inspiring Expro Departement of IAAS Indonesia 2017/2018 dan The Most Outstanding Executive Secretary of IAAS Indonesia 2017/2018, yang diemban oleh saudara Ashif Hujjatul Islami.

1517638474060

Finally, hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh delegasi. EXCURSION !

Kami menuju Pasar Apung, di sungai wisata khas Banjarmasin, Menara Pandang, Rumah Anno dan berbelanja oleh-oleh di Martapura. Namun, karena rombongan kami mengalami delay keberangkatan (re:kesiangan!), kami menuju Pulau Kembang. Pulau seribu kera .

15176384767971517638477997

Tak lupa kami menikmati kuliner khas Banjar yakni Soto dan Sate Banjar !
Kunjungan kami pun berakhir di Komplek Al-Ikhwan, Banjarbaru dengan presentasi urban farming-nya dan produk andalannya, Teh Baday !

Nah, demikianlah rangkaian Natcon XIII, sampai jumpa di Natcon yang akan datang!!

IAAS,
Think Globally,Act Locally

Article by : Kharisma Bunga C. & Rafika Putri Dewanggi